Rabu, 09 November 2011

Mendesain Tangga yang Nyaman

Sebagai sarana sirkulasi vertikal antar lantai, tangga harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemakainya. Tangga yang aman dan nyaman berarti si pemakai tidak merasa khawatir saat berjalan naik dan turun tangga. Merencanakan tangga yang nyaman berarti harus memperhatikan beberapa faktor, seperti besar beban yang akan diterima oleh tangga, jenis tangga, serta bahan yang akan digunakan.
Menurut Rita Laksmitasari Rahayu, ST, dosen luar biasa jurusan Arsitektur UI, tangga akan nyaman digunakan bila pemakai tidak merasa sulit dan lelah saat menggunakannya. Karenanya dalam mendesain tangga, perhatikan dulu siapa saja yang menggunakan tangga; apakah mereka anak-anak atau orang lanjut usia. Intinya, siapapun yang menggunakan tangga, mereka harus merasa nyaman.




Untuk memeriksa rasa nyaman ketika menaiki tangga, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat perencanaannya, seperti:
• tinggi dan ukuran anak (pijakan) tangga.
• Kemiringan (kecuraman)
• Penggunaan pagar tangga (railing dan baluster)
• Penggunaan bordes
• Material anti slip
• Pencahayaan pada ruang tangga

F. Persyaratan Teknis Tangga
• Memenuhi persyaratan tangga yaitu awet, stabil dan kokoh
• Memiliki keamanan yang cukup tinggi
• Kemiringan tidak terlalu tajam yaitu kurang dari 45 ยบ
• Dilengkapi dengan tempat pemberhentian sementara pada setiap 12 kenaikan
• Memiliki nilai estetika karena tangga biasanya terletak pada ruang-ruang utama
• Perletakan tangga harus cukup representatif, mudah dijangkau dan tidak tersembunyi
• Lebar tangga harus sesuai dengan fungsi tangga sebagai sarana sirkulasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar